Page 36 - SOP dan IK BPK Kaltim
P. 36
1
Sub Bagian Humas dan Tata Usaha Nomor Pos
Kepala Perwakilan
Tanggal Terbit
BPK Rl Perwakilan Kalimantan Timur
Revisi Ke
2 (o pos Daily News Monitoring
Halaman
PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR
DAILY NEWS MONITORING
. DASARHUK-
1. Surat Keputusan Badan Pemeriksa Keuangan Nomor 31 /SK./I-VIII.31812006 tanggal 31
Agustus 2006 tentang Tata Cara Pembentukan Peraturan, Keputusan dan Naskah Dinas
pada Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia;
2. Keputusan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Nomor 6/K/l-XIII.2/8/2011 tanggal
19 Agustus 2011 tentang Pedoman Penyusunan ProsedurOperasionalStandar;
3. Keputusan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Nomor 3/K/l-XIII.2/7/2014 tanggal
10Juli 2014 tentang Organ'isasi dan Tata Kerja Pelaksana Badan Pemeriksa Keuangan.
B. TUJUAN
Penyusunan POS ini bertujuan untuk menstandarisasikan prosedur daily news monitoring agar
hasil pemantauan pemberitaan dapat dilaksanakan secara berkesinambungan dan memberikan
manfaat maksimal untuk kepentingan perwakilan. POS ini juga bertujuan mengatur tata cara
pelaksanaan klarifikasi secara cepatdan terkoordinasi atas pemberitaan media massa yang tidak
tepat dan merugikan nama baik perwakilan.
C. RUANG LINGKUP
Ruang lingkup POS daily news monitoring melingkupi proses pemilihan berita yang terkait
dengan perwakilan untuk didokumentasikan dalam bentuk kliping hardcopi dan softcopi, proses
klarifikasi pemberitaan negatif menyangkut perwakilan kepada media dan penyusunan laporan
hasil klarifikasi pemberitaan kepada kepala perwakilan.
POS Daily News Monitoring ini melibatkan pegawai Subbag Humas dan Tata Usaha Perwakilan
selaku petugas monitoring, Kasubag Humas dan Tata Usaha Kepala Perwakilan selaku pihak yang
melakukan klarifikasi dan Kepala Sekretariat/Kepala Perwakilan selaku atasan.
D. DEFINISI
1. Doily News Monitoring (DNM) merupakan kegiatan pemantauan pemberitaan media cetak
lokal dan nasional tentang BPK Rl serta pemberitaan aktual lainnya secara online/offline yang
dilakukan melalui analisa pemberitaan ataupun melalui pembuatan klippping pemberitaan
media cetak yang dikemas secara informatif.
32

